Selasa, 04 Juni 2013

WASPADA MOTORMURAH78 MALANG

Assalmlkm wr wb.
salam selamat untuk sahabat , warga indonesia dan seluruh keluarga tercinta.

yahh disini saya mau menulis sebuah pengalaman pahit yang dialami keluarga saya. memang memiliki kendaraan murah dan bagus adalah impian kita. nah disini saya mau tho the point saja.
Bukti bahwa motor murah 78 masih abu - abu adalah
1. alamat yg tertera silahkan di cek di blimbing malang jatim secara langsung dan lihat ada apa di alamat tersebut.

2. foto - foto yang di pampang berbeda - beda tempat. cek disana plat no.pun sangat disembunyikan. dan juga orang yg berfoto beberapa di comot langsung dari FB FB yg tidak jelas.

3. mana mungkin ada Motor dan BPKB saja yg bisa di jual dengan harga segitu murahnya. Hati2 disini banyak yg terperangkap.

Saran dan tindak hati2...

"buat yg baca blog ini lebih baik anda membeli di dealer2 yg dekat dengan rumah anda. dan itu benar2 Riil... jangan mudah tergiur dengan harga MURAH ! ingat mahal sedikit tidak apa2 yg penting barang jelas dan ada. di jaman milenium ini banyak sekali modus cerdas dalam menjebak penipuan - penipuan"

Semoga kita semua selalu di jaga kewaspadaan dan sifat hati2 yg baik.

Wassalamkm wr wb.

#apa motor murah 78 #hati hati motor murah 78 #modus motor murah 78

#polisimalang
#dandimmalang
#kodimmalang
Read more »

Senin, 19 November 2012

LITHOSFER GEOGRAFI SMA/MA


Litosfer adalah lapisan terluar kulit bumi (kerak bumi), memiliki ketebalan ± 1.200 km dan terdiri atas lapisan Silisium dan Aluminium (SiAl) serta Silisium dan Magne-sium (SiMg).
A. Batuan Pembentuk Litosfer
1. Batuan beku: terbentuk karena membekunya magma yang keluar akibat proses pendinginan.
a) Batuan beku dalam (abisis, plutonis): pembekuan magma di dalam kulit bumi.
Contoh: batu granit, diorit, gabro.
b) Batuan beku korok (hypoabisis): pembekuan magma di celah-celah/retakan bumi.
Contoh: batu granit porfirit, seinit porfirit.
c) Batuan beku luar (effusif): pembekuan magma setelah mencapai permukaan.
Contoh: andesit, basalt, riolit, obsidian.
2. Batuan sedimen: terbentuk karena terjadinya pelapukan batuan yang kemudian terendapkan hingga membentuk batuan.
a) Berdasarkan proses terjadinya
o Sedimen klastik/mekanik: diangkut dari tempat asal kemudian diendapkan tanpa mengalami proses kimiawi.
Contoh: batu breksi (kerikil dengan sudut tajam), konglomerat (kerikil dengan sudut tumpul), pasir.
o Sedimen kimiawi: endapan hasil pelarutan kimiawi. Contoh: gips, batu garam.
o Sedimen organik: dipengaruhi unsur organik. Contoh: batu bara, batu gamping.
b) Berdasarkan tenaga pengangkutnya
o Sedimen aquatis: diendapkan oleh air.
Contoh: batu pasir, lumpur.
o Sedimen aeolis: diendapkan oleh angin.
Contoh: tanah loss, pasir.
o Sedimen glasial: tenaga gletser.
Contoh: morena, tanah lim.
o Sedimen marine: oleh air laut.
Contoh: delta.
c) Berdasarkan tempat diendapkannya
o Sedimen teritis: di darat, contoh: tanah loss, batu tuff, breksi.
o Sedimen fluvial: di dasar sungai, contoh: pasir.
o Sedimen marine: di dasar laut, contoh: batu karang, batu garam.
o Sedimen palludal/limnis: di rawa/danau, contoh: gambut, tanah lim.

F. Lapisan Bumi
1. Kerak bumi/litosfer
a) Lapisan terluar
b) Terdiri atas batuan: lapisan silisium dan aluminium (SiAl) dan lapisan silisium dan magnesium (SiMg)
c) Tebal ± 1.200 km, berat jenis 2,8 gram/cm3
d) Terdiri dari kerak benua dan kerak samudera
2. Mantel/astenosfer
a) Berada di bawah litosfer
b) Tebal ± 1.700 km, berat jenis 5 gram/cm3
c) Berwujud bahan cair dan berpijar
d) Suhu 2.0000 C
3. Inti bumi/barisfer
a) Berbahan padat tersusun atas nikel dan besi (NiFe)
b) Jari-jari 3.470 km
c) Inti dalam: padat, suhu ± 4.5000 C, diameter 2.740 km
d) Inti luar: cair, suhu ± 2.2000 C, tebal 2.000 kmBAB 3 LITOSFER


3. Batuan metamorf/malihan: batuan beku endapan yang telah berubah sifatnya, pengaruh suhu tinggi, tekanan, dan waktu.
a) Batuan metamorf kontak: adanya kontak atau pengaruh suhu tinggi atau dekat dengan magma. Contoh: batu pualam (marmer) dari batu kapur.
b) Batuan metamorf dinamo: adanya tekanan lapisan di atasnya dalam waktu lama. Contoh: batu sabak dari tanah liat antrasit.
c) Batuan metamorf pneumatolistis: pengaruh suhu tinggi, tekanan di sekitarnya dan waktu yang lama serta masuknya unsur lain. Contoh: batu permata, intan.

B. Tenaga Pembentuk Muka Bumi
1. Tenaga endogen: tenaga yang berasal dari dalam bumi. Tenaga endogen meliputi:

a) Tektonisme: tenaga yang berasal dari dalam bumi baik mendatar maupun vertikal yang menyebabkan perubahan muka bumi. Tenaga endogen dibedakan menjadi:
o Epirogenesa: pengangkatan dan penu-runan benua yang relatif lambat pada areal yang sangat luas. Epirogenesa positif adalah turunnya permukaan bumi seolah-olah permukaan laut menjadi naik. Epirogenesa negatif adalah naiknya permukaan bumi seolah-olah permukaan laut menjadi turun.
o Orogenesa: terbentuknya lipatan, patahan, dan rekahan yang relatif cepat pada areal yang sempit.

b) Vulkanisme: peristiwa naiknya magma dari perut bumi. Disebut intrusi magma bila naiknya magma masih berada di dalam lapisan kulit bumi, dan disebut ekstrusi magma bila naiknya magma sudah mencapai permukaan.

Bentuk intrusi magma:
o Batolit: batuan beku terbentuk di dapur magma.
o Lakokit: magma menerobos lapisan kulit bumi dan mendesak lapisan atasnya, berbentuk cembung dan datar di bawahnya.
o Sill: magma masuk di antara dua lapisan dan membeku membentuk lempeng memanjang.
o Diatrema: magma yang membeku pada pipa/gang, berbentuk silinder memanjang dari dapur magma ke mulut kawah.
o Gang (korok): magma yang memotong lapisan kulit bumi dengan bentuk pipa/lempeng setelah membeku.
o Apolisa: cabang gang.

Bentuk ekstrusi magma
o Erupsi: letusan
1) Erupsi eksplosif: keluarnya magma menimbulkan ledakan.
2) Erupsi efusif: magma yang keluar hanya meleleh.
o Erupsi berdasarkan bentuk lubang
1) Erupsi linear: terjadi pada lubang yang memanjang.
2) Erupsi sentral: magma keluar melalui lubang yang kecil.
3) Erupsi areal: membentuk kawah yang sangat luas.
c) Gempa bumi (seisme): getaran kulit bumi akibat dari pelepasan energi dari dalam bumi.
Berdasarkan faktor penyebab
1) Gempa tektonik: akibat tenaga tektonik seperti pergeseran sesar, tumbukan lempeng.
2) Gempa vulkanik: terjadi sebelum, sedang, dan sesudah letusan gunung berapi.
3) Gempa runtuhan: akibat dislokasi dalam perut bumi.
Berdasarkan episentrumnya
1) Gempa linier: berbentuk garis
2) Gempa sentral: berbentuk titik
Berdasarkan letak hiposentrum
1) Gempa dangkal: kedalaman hiposentrum < 100 km
2) Gempa menengah: 100 – 300 km
3) Gempa dalam: > 300 km
Berdasarkan jarak hiposentrum
1) Gempa lokal: < 10.000 km
2) Gempa jauh: ± 10.000 km
3) Gempa sangat jauh: > 10.000 km
Berdasarkan letak episentrum
1) Gempa laut: di dasar laut
2) Gempa darat: di darat

Cara menentukan letak episentrum
Δ = {(S – P) – 1} × 1 megameter
Keterangan:
Δ = jarak episentrum ke stasiun pencatat
S = waktu pencatatan gelombang sekunder
P = waktu pencatatan gelombang primer
1 megameter = 1.000 km
2. Tenaga eksogen: tenaga yang berasal dari luar bumi.
a) Pelapukan: penghancuran massa batuan yang dipengaruhi oleh struktur batuan, iklim, topo-grafi, dan faktor biologis.
o Pelapukan mekanik: pengaruh tenaga eksogen (suhu, sinar matahari, curah hujan) yang berulang-ulang dalam waktu lama.
o Pelapukan kimiawi: penghancuran batuan melalui proses kimiawi.
o Pelapukan organik: disebabkan oleh tumbuhan, hewan, dan manusia.
b) Pengikisan/erosi: terlepasnya materi batuan oleh tenaga pengikis (air, angin, gletser).
o Ablasi: oleh air mengalir
1) Erosi percik (splash erosion): karena percikan air (hujan).
2) Erosi lembar (sheet erosion): merata menguras unsur hara dalam tanah.
3) Erosi alur (rill erosion): terbentuk alur searah (lereng).
4) Erosi parit (gully erosion): terbentuk parit V atau U yang tidak hilang.
o Abrasi: oleh air laut
o Eksarasi: oleh es/gletser
o Deflasi: oleh angin
c) Pengendapan: pelapukan batuan (lihat batuan pembentuk litosfer: batuan sedimen)

C. Bentuk Muka Bumi

1. Relief daratan
a) Gunung
b) Pegunungan
c) Dataran tinggi/plato: tinggi antara 200 – 700 m
d) Peneplain: pegunungan yang hampir datar
e) Dataran rendah: < 200 m
f) Bukit dan lembah

2. Relief dasar laut
a) Continental shelf/paparan benua: dataran yang sempit pada dasar laut, kedalaman ± 200 m.
b) Continental slop: berbatasan dengan continental shelf, berupa dataran luas.
c) Punggung laut/ridge: dasar laut yang kanan-kirinya berupa laut dalam.
d) Lubuk/basin laut: dasar laut yang dalam.
e) Palung/trench: lembah dasar laut.
f) Gunung laut: gunung yang muncul di permukaan laut.
g) Ambang laut: bukit di dasar laut.

D. Bentuk Gunung Api

1. Berdasarkan sifat erupsinya
a) Gunung api perisai
o Sangat landai seperti perisai
o Lava yang dikeluarkan sangat cair
o Tekanan gas rendah
o Dapur magma dangkal
o Magma keluar secara efusif/meleleh
Contoh: G. Kilanea, G. Mauna Loa, G. Mauna Kea (Kep. Hawaii)

b) Gunung api maar
o Letusan hanya sekali
o Material letusan membentuk tanggul di sekitar kepundan sehingga terbentuk danau
o Bersifat eksplosif
Contoh: Ranu Klakah (lereng G. Lamongan), Danau Eifel (Perancis)

c) Gunung api strato
o Berbentuk kerucut, badannya berlapis
o Letusan dan lelehan silih berganti
o Material hasil erupsi tertimbun di sekitar kepundan
o Paling banyak di dunia dan Indonesia

2. Berdasarkan tipe letusan
a) Tipe hawaii
o Letusan berupa letupan dan lelehan
o Dapur magma dangkal
o Tekanan gas rendah dan lava cair

b) Tipe stromboli
o Letusan berupa letupan dan lelehan
o Tekanan gas sedang
o Meletus secara periodik
o Mengeluarkan lava disertai bom dan lapili
Contoh: G. Raung (Jatim), G. Stromboli

c) Tipe vulkano
o Vulkano lemah: tekanan gas sedang, dapur magma dangkal, letusan mengeluarkan material padat. Contoh: G. Bromo, G. Semeru

"Q persembahkan sedikit catatan buat adek2Q MAN 3 KEDIRI dan demi guru q tercinta B.AAN dan B.IIN :)"
Read more »

Kamis, 08 November 2012

NAMA NAMA SYURGA & NERAKA

berikut sobat nama nama Syurga dan Neraka...


NAMA-NAMA SYURGA DAN NERAKA


Tingkatan dan nama-nama syurga ialah :

1. Firdaus

2. Syurga 'Adn

3. Syurga Na'iim

4. Syurga Na'wa

5. Syurga Darussalaam

6. Daarul Muaqaamah

7. Al-Muqqamul Amin

8. Syurga Khuldi

Sedangkan tingkatan dan nama-nama neraka adalah :

1. Neraka Jahannam

2. Neraka Jahiim

3. Neraka Hawiyah

4. Neraka Wail

5. Neraka Sa'iir

6. Neraka Ladhaa

7. Neraka Saqar

8. Neraka Hutomah

mari kita sebagai umat muslim berlomba lomba dalam kebaikan ya, sepakaaaatttt??!!!! :) YAKUSA! (yakin, usaha, sampai)
Read more »

Sabtu, 03 November 2012

ASRAMA MAN 3 KOTA KEDIRI

pengurus asrama period 2010-2011

(moment terindah)

sebuah asrama yang memiliki agenda bagus...
sebagai mantan penghuni asrama MAN 3 kediri, aq bnar2 tag bisa melupakan nya begitu saja,
kejadian2 lucu, seru, sedih, tegang dan lain2... semua aq alami dengan teman2 seperjuangan...
nah kini bagi adek adek yang akan masuk di MAN 3 KEDIRI saran kkak daftarlah juga adek adek di asrama man3kediri insyaallah kalian akan mendapat lebih di sana :)
bberapa agenda di astra (asrama putra) & astri (asrama putri):
-bangun bubug trus sholat subuh jama'ah setelah itu mengaji al-quran smpai jam 05.15
-berangkat sekolah 06.30
-Pulang sekolah jam 14.00
-pulang sekolah ada yang extra, Les, ada yang istirahat pkoknya bergantung pribadi masing2 :)
-trus jam 16.00 sholat ashar berjama'ah di masjid man3kdri (namanya masjid at-taqwa,hmm)
-nah jam 18.00 sholat magrib bersama trus habis ntu mengaji kitab di serambi masjid (tnang aja ngaji kitabnya gk sengeri yang kalian bayangkan, di sini pkonya qt mendengarkan dan mencatat, ken enak :) pkonya percaya kakak yg ngalami pkonya bnar2 enak)
-trus jam 19.00 sholat isya' bersama (tentunya ngaji tadi udh selesai,hee)
-tyuss, jam 19.30-22.00 belajar materi sekolah di asrama masing-masing, putra d astra & putri di astri...
-habis itu bubug bagi yg sudah ngantuk -_-, met bubug...
*oh ya ada agenda tahunan, > REKREASI, DI WBL & JATIMPARK MALANG,, ^^ seru seru...

nah, itu sedikit gmbaran mengenai ASRAMA MAN 3 KEDIRI.. lebih tahunya lagi silahkan daftar ya, bagi adek adek yg nntinya sekolah di MAN 3 KEDIRI :D be part from us, astra & astri.
Read more »

MAKALAH PERISTIWA G30S / PKI

PERISTIWA G 30 S / PKI PADA MASA DEMOKRASI TERPIMPIN
 Disusun oleh : M. Kharisudin Dwi A.P XII-S1

Pembimbing : Ahmad Shodiq S.Ag, S.Pd.
 MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA KEDIRI 3
Jl. Letjend Soeprapto No. 58 Telp. (0354) 687876 Kota Kediri 64124
Tahun 2011

LEMBAR PENGESAHAN Makalah berjudul “PERISTIWA G 30 S / PKI PADA MASA DEMOKRASI TERPIMPIN” di susun oleh M. Kharisudin Dwi A.P Kelas XII-S1 MAN KOTA KEDIRI 3 KATA PENGANTAR Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmad, taufik dan hidayah-Nya sehingga peneliti dapat menyusun karya tulis yang berjudul “PERISTIWA G 30 S / PKI PADA MASA DEMOKRASI TERPIMPIN” Karya tulis ini disusun dalam rangka memenuhi tugas sejarah tahun ajaran 2011/2012. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami bermaksud mengucapkan terima kasih kepada :
1. Sja’roni, M.Pd., selaku kepala MAN 3 Kediri yang telah memberikan izin kepada peneliti untuk melakukan pengambilan data.
2. Ahmad Shodiq S.Ag, S.Pd. selaku guru mata pelajaran sejarah. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak untuk mengevaluasi karya tulis ini. Kami berharap semoga karya tulis ini dapat bermanfaat untuk semuanya. Penulis
 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL
 i LEMBAR PENGESAHAN
 ii KATA PENGANTAR
 iii DAFTAR ISI
 iv BAB I PENDAHULUAN
 A Latar Belakang 1
 B Rumusan Masalah 1
 C Tujuan Penelitian 1
 BAB II PERISTIWA
 A Peristiwa G 30 S / PKI 1965 2
BAB III PELAKSANAAN GERAKAN
 A Pelaksanaan G 30 S 1965 3 BAB
 IV PENUMPASAN
 A Penumpasan G 30 S 1965 4
BAB V PENUTUP
 A Kesimpulan 5
 DAFTAR PUSTAKA
 BAB I PENDAHULUAN
 1.1 Latar Belakang Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai politik di Indonesia yang berideologi komunis. Dalam sejarahnya, PKI pernah berusaha melakukan pemberontakan melawan pemerintah kolonial Belanda pada 1926, mendalangi pemberontakan PKI Madiun pada tahun 1948, serta dituduh membunuh 6 jenderal TNI AD di Jakarta pada tanggal 30 September 1965 yang di kenal dengan peristiwa G30S/PKI. Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai politik di Indonesia yang berideologi komunis. Dalam sejarahnya, PKI pernah berusaha melakukan pemberontakan melawan pemerintah kolonial Belanda pada 1926, mendalangi pemberontakan PKI Madiun pada tahun 1948, serta dituduh membunuh 6 jenderal TNI AD di Jakarta pada tanggal 30 September 1965 yang di kenal dengan peristiwa G30S/PKI. 
1.2 RUMUSAN MASALAH
 1. Bagaimana proses pelaksanaan G 30 S? 
 2. Bagaimana proses penumpasan G 30 S? 
1.3 TUJUAN 
 1. Untuk mengetahui proses pelaksanaan G 30 S dan proses penumpasan G 30 S. 
 2. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan para siswa yang kurang tahu tentang G 30 S. 
 BAB II 
PERISTIWA II. 
PERISTIWA G 30 S Pada awalnya PKI adalah gerakan yang berasimilasi ke dalam Sarekat Islam. Keadaan yang semakin parah dimana ada perselisihan antara para anggotanya, terutama di Semarang dan Yogyakarta membuat Sarekat Islam melaksanakan disiplin partai. Yakni melarang anggotanya mendapat gelar ganda di kancah perjuangan pergerakan indonesia. Keputusan tersebut tentu saja membuat para anggota yang beraliran komunis kesal dan keluar dari partai dan membentuk partai baru yang disebut ISDV. Pada Kongres ISDV di Semarang (Mei 1920), nama organisasi ini diubah menjadi Perserikatan Komunis di Hindia. Semaoen diangkat sebagai ketua partai. PKH adalah partai komunis pertama di Asia yang menjadi bagian dari Komunis Internasional. Henk Sneevliet mewakili partai ini pada kongresnya kedua Komunis Internasional pada 1920. Pada 1924 nama partai ini sekali lagi diubah, kali ini adalah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada 1950, PKI memulai kembali kegiatan penerbitannya, dengan organ-organ utamanya yaitu Harian Rakjat dan Bintang Merah. Pada 1950-an, PKI mengambil posisi sebagai partai nasionalis di bawah pimpinan D.N. Aidit, dan mendukung kebijakan-kebijakan anti kolonialis dan anti Barat yang diambil oleh Presiden Soekarno. Aidit dan kelompok di sekitarnya, termasuk pemimpin-pemimpin muda seperti Sudisman, Lukman, Njoto dan Sakirman, menguasai pimpinan partai pada 1951. Pada saat itu, tak satupun di antara mereka yang berusia lebih dari 30 tahun. Di bawah Aidit, PKI berkembang dengan sangat cepat, dari sekitar 3.000-5.000 anggota pada 1950, menjadi 165 000 pada 1954 dan bahkan 1,5 juta pada 1959 [4] Pada Agustus 1951, PKI memimpin serangkaian pemogokan militan, yang diikuti oleh tindakan-tindakan tegas terhadap PKI di Medan dan Jakarta. Akibatnya, para pemimpin PKI kembali bergerak di bawah tanah untuk sementara waktu. 
 BAB III 
PELAKSANAAN GERAKAN III. 
PELAKSANAAN GERAKAN G 30 S PKI 1965 Pada 1 Oktober 1965 dini hari, enam jenderal senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana (Cakrabirawa) yang dianggap loyal kepada PKI dan pada saat itu dipimpin oleh Letkol. Untung. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu, Mayjen Soeharto kemudian mengadakan penumpasan terhadap gerakan tersebut.Tahunya Aidit akan jenis sakitnya Sukarno membuktikan bahwa hal tersebut sengaja dihembuskan PKI untuk memicu ketidakpastian di masyarakat. Pada tahun 1960 keluarlah Undang-Undang Pokok Agraria (UU Pokok Agraria) dan Undang-Undang Pokok Bagi Hasil (UU Bagi Hasil) yang sebenarnya merupakan kelanjutan dari Panitia Agraria yang dibentuk pada tahun 1948. Panitia Agraria yang menghasilkan UUPA terdiri dari wakil pemerintah dan wakil berbagai ormas tani yang mencerminkan 10 kekuatan partai politik pada masa itu. Walaupun undang-undangnya sudah ada namun pelaksanaan di daerah tidak jalan sehingga menimbulkan gesekan antara para petani penggarap dengan pihak pemilik tanah yang takut terkena UUPA, melibatkan sebagian massa pengikutnya dengan melibatkan backing aparat keamanan. Peristiwa yang menonjol dalam rangka ini antara lain peristiwa Bandar Betsi di Sumatera Utara dan peristiwa di Klaten yang disebut sebagai ‘aksi sepihak’ dan kemudian digunakan sebagai dalih oleh militer untuk membersihkannya. Keributan antara PKI dan islam (tidak hanya NU, tapi juga dengan Persis dan Muhammadiya) itu pada dasarnya terjadi di hampir semua tempat di Indonesia, di Jawa Barat, Jawa Timur, dan di propinsi-propinsi lain juga terjadi hal demikian, PKI di beberapa tempat bahkan sudah mengancam kyai-kyai bahwa mereka akan disembelih setelah tanggal 30 September 1965 (hal ini membuktikan bahwa seluruh elemen PKI mengetahui rencana kudeta 30 September tersebut). 
 BAB IV 
PENUMPASAN IV. 
PENUMPASAN G 30 S / PKI 1965 Dalam bulan-bulan setelah peristiwa ini, semua anggota dan pendukung PKI, atau mereka yang dianggap sebagai anggota dan simpatisan PKI, semua partai kelas buruh yang diketahui dan ratusan ribu pekerja dan petani Indonesia yang lain dibunuh atau dimasukkan ke kamp-kamp tahanan untuk disiksa dan diinterogasi. Pembunuhan-pembunuhan ini terjadi di Jawa Tengah (bulan Oktober), Jawa Timur (bulan November) dan Bali (bulan Desember). Berapa jumlah orang yang dibantai tidak diketahui dengan persis - perkiraan yang konservatif menyebutkan 500.000 orang, sementara perkiraan lain menyebut dua sampai tiga juga orang. Namun diduga setidak-tidaknya satu juta orang menjadi korban dalam bencana enam bulan yang mengikuti kudeta itu. Dihasut dan dibantu oleh tentara, kelompok-kelompok pemuda dari organisasi-organisasi muslim sayap-kanan seperti barisan Ansor NU dan Tameng Marhaenis PNI melakukan pembunuhan-pembunuhan massal, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ada laporan-laporan bahwa Sungai Brantas di dekat Surabaya menjadi penuh mayat-mayat sampai di tempat-tempat tertentu sungai itu "terbendung mayat". Pada akhir 1965, antara 500.000 dan satu juta anggota-anggota dan pendukung-pendukung PKI telah menjadi korban pembunuhan dan ratusan ribu lainnya dipenjarakan di kamp-kamp konsentrasi, tanpa adanya perlawanan sama sekali. Sewaktu regu-regu militer yang didukung dana CIA menangkapi semua anggota dan pendukung PKI yang terketahui dan melakukan pembantaian keji. 
 BAB V 
PENUTUP V.
 Kesimpulan: Tragedi G 30 S telah terjadi lebih dari 30 tahun. Sesudah kejadian tersebut, 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September. Hari berikutnya, 1 Oktober, ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Pada masa pemerintahan Soeharto, biasanya sebuah film mengenai kejadian tersebut juga ditayangkan di seluruh stasiun televisi di Indonesia setiap tahun pada tanggal 30 September. Selain itu pada masa Soeharto biasanya dilakukan upacara bendera di Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya dan dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan revolusi di TMP Kalibata. Namun sejak era Reformasi bergulir, film itu sudah tidak ditayangkan lagi dan hanya tradisi tabur bunga yang dilanjutkan. 
 DAFTAR PUSTAKA 
 Lorimer, Lomren. 1999. Negara dan Bangsa, Jakarta: Widya Dana M.C, Rickles. 1999. Sejarah Modern Indonesia, Yogyakarta: Gajah Mada University 
 Drs. C.T.R.Kansil,SH. 1992. Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa. Jakarta :Erlangga 

:D selamat belajar buat yang SAVE..hehe semngat ya!!!
 MAN 3 KEDIRI. LANGKAH PASTI MENUJU PRESTASI. smoga bermanfaat  :)
Read more »

Selasa, 14 Februari 2012

Do'a Untuk Ayah Ibu

“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah kedua orang tuaku sebagaimana mereka telah memelihara / mendidikku sewaktu aku kecil.”

(mari teman teman q semua kita wajib selalu mendoa'akan kedua rang tua qt, karena salah satu ciri anak sholeh/sholehah adalah selalu mendo'akan kedua orang tuanya.)
:) semangat ya...
Read more »

Kamis, 26 Januari 2012

10 Fakta Menarik Film Harry Potters :)




Nih Linknya, Silahkan di lihat... :)
http://palingseru.com/5894/10-fakta-menarik-dibalik-film-harry-potter
Read more »